Rabu, 22 Desember 2010

Air Mata Pintu Pembuka Rahasia Ilmu

Di akhir zaman seperti ini, orang menangis karena banyak dosanya ini sangat sulit dan sangat langkah, karena hati kita sudah jauh dari Allah SWT dan yang nampak adalah kebagusan, kebenaran dari dalam diri kita dan yang lain nampak salah, akan tetapi sebaliknya apabila hati kita diberi hidayah maka yang pertama Nampak adalah kekurangan dan kejelekan dari kita sendiri, ini adalah proses pertama bahwa orang itu diangkat menjadi kekasihnya Allah. Maka dari itu apabila kita tidak tahu dengan kelemahan kita sendiri ini adalah awal kehancuran bagi kita dilaknat oleh Allah SWT, makanya tidak ada hikayah ataupun dalil tertawa pada saat rosululloh menyampaikan wahyunya di hadapan ummat dan yang ada pada saat itu semua diam merunduk dengan linangan air mata yang keluar dari pelupuk mata para sahabat nabi, sampai adapula yang pingsan bahkan ada sahabat seketika itu meninggal dunia. Akan tetapi Rosululloh tidak melarang tangisan para sahabat, tapi aneh diakhir zaman banyak ulama menentang dengan alasan yang mengada ada dan tidak masuk akal. Jadi masalah tangis adalah suatu karunia yang agung sebab setetes air mata yang tumpah di muka bumi ini dan yang benar- benar Lillahitaala ini suatu perbendaharaan yang sangat mahal dan tak ternilai harganya bahkan air mata adalah pintu pembuka rahasia ilmu, ada sebuah hikmah hikayah Rasulullah S.A.W telah bersabda, "Bahwa tidak akan masuk neraka seorang yang menangis kerana takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya."

Dalam sebuah kitab Daqa'iqul Akhbar menerangkan bahwa akan ada seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangat berat timbangan kejahatannya, sehingga hamba itu diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka.Maka salah satu daripada rambut-rambut matanya berkata, "Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda, sesiapa yang menangis kerana takut kepada Allah S.W.T, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis karena amat takut kepada-Mu."Akhirnya Allah S.W.T mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka berkat sehelai rambut yang pernah menangis karena takut kepada Allah S.W.T. Malaikat Jibril A.S mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut."

Inilah kedasyatan air mata, seseorang yang akan masuk neraka tiba-tiba terselamatkan hanya karena didunia hamba itu pernah menangis karena takut kepada Allah SWT. Mudah - mudahan Allah membimbing kita dalam jalan kebenaran. Selamat menikmati sajian pembahasan pengajian kitab al hikam mp3 dengan judul Air Mata Pintu Pembuka Rahasia Ilmu.

Menyibak Pintu Rahasia Kekuatan Tak Terbatas! (Part 1)

 Didalam pembahasan kali ini kami akan mencoba menyibak pintu rahasia kekuatan tak terbatas dengan kedasyatan kalimat "Yaa Sayyidi Yaa Rosulalloh"kalimat yang sangat hebat, kalimat yang bahkan bisa digunakan untuk menghentikan kekuatan dasyat ledakan bom atom atau ledakan nuklir yang pernah dibahahas pada postingan sebelumnya (Teori Dasyat Penjinak Nuklir Part 1 dan Part 2), akan tetapi yang paling penting ialah kedasyatan menghacurkan nuklir-nuklir sifat keakuan yang bersemayam didada manusia yang mengakibatkan bendera "AKU" berkibar, sehingga menjadi sumber mala petaka dan perpecahan dimuka bumi ini yang diakibatnya nuklir yang bersemayam didalam dada para pempimpin bangsa.
Kita awali dengan ayat "Huwal Awwalu wal Akhiru waz zaahiru wal-baatin" yang mempunyai arti segalanya menjadi kehendak yang Maha Wujud, yang maha tanpa awal dan tanpa akhir. Karena Alloh tidak membutuhkan awal dan akhir atau batas sebab yang dimaksud permulaan adalah batas, maka jelaslah Alloh tiada awal maupun akhir, karena waktu sendiri itu adalah makhluk ciptaanNya, mustahil yang menciptakan ikut campur dalam ciptaanNya ? it's imposible I thing. (Lihat Pertanyaan Menyesatkan Tentang Tuhan!)

Maka Alloh lah sebagai sumber segala penciptaan seluruh makhluk alam jagad raya, baik meliputi alam, manusia, tumbuhan hewan, waktu, angan-angan, pikiran manusia, kaya maupun miskin, ataupun perbedaan keyakinan beragama, itupun semua adalah ciptaaanNya karena hakekatnya Dialah yang Maha ada, dan Maha Pencipta.

Dengan kekuatan kun fayakunNya tidak ada yang tidak mustahil dan tidak mungkin yang tercipta dari kekuasaanNya, karena apapun kehendaknNya pastilah terjadi. mustahil tidak ada yang tidak terjadi. Maka Dialah yang wujud dan samar, sehingga ada salah satu filsafat dari orang budha "Yang Berisi Itu Kosong Dan Yang Kosong Adalah Berisi". Inipun berhubungan erat kaitannya dengan jiwa, kalau jiwa kita berisi "merasa" yaitu merasa mampu, merasa pandai, merasa hebat, merasa hidup, merasa memiliki, merasa… merasa dan merasa, maka sebenarnya jiwa kita adalah kosong, Begitu pula sebaliknya kalau jiwa kita berisi "tidak merasa" tidak merasa mampu, tidak merasa pandai, tidak merasa alim, tidak merasa hebat, dan tidak merasa hidup maka sebenarnya jiwa kita adalah adalah berisi.

Dan inilah yang dimaksud dengan filsafat diatas, karena pada saat kita mengosongkan diri, atau dalam bahasa lain meng "NOL" kan diri, pada saat posisi itulah Alloh bertajjali memperkenankan hambanNya untuk menemui DIA, karena pada saat kita mematikan diri disinilah nampak yang Maha Hidup ,dan hal ini yang sangat prinsip dan harus kita pahami.

Maka selanjutnya dengan kalimat dasyat "KUN FAYAKUN" (jadi maka jadilah), seketika Alloh menciptakan sesuai kehendakNya, yang mana asalnya tidak ada menjadi sebuah wujud yang diadakan, dan itulah yang dinamakan "MAKHLUK",dan dengan kehendakNya pula Alloh memberikan amanat berat terhadap salah satu makhluk ciptanNya, siapakah dia? Itulah manusia dan jin, yang jelas tersurat didalam Al Quran surat Adzariyat ayat 56.

"dan tidaklah AKU(Alloh) ciptakan jin dan manusia melainkan untuk mengabdi kepadaKU".

Inilah amanat pengabdian bagi seorang hamba yang harus dijalani, maka sebenarnya perjalanan hidup kita hanya satu tujuan yaitu menuju kepadaNya dalam istilah Al Qurannya "Fafirru Ilalloh". Dan penting diketahui, amanat sebuah pengabdian inilah yang membutuhkan suatu petunjuk atau jalan agar benar-benar murni mengabdi dan menghamba kepadaNya.

Karena kita tidak akan pernah bisa menghamba kepadaNya, sebab alas an utama yang sangat kuat yaitu kita adalah makhluk ciptaan yang asalnya TIDAK ADA menjadi ADA, alangkah hebatnya sesuatu yang TIDAK ADA bisa mengabdi kepada yang MAHA ADA ? sungguh mustahil bukan !

Maka tidak ada manusia yang bisa ingat kepada Sang Pencipta, tidak pula bisa beribadah dan bisa apa-apa karena hakekat manusia adalah tidak pernah ada dan tak akan pernah ada, karena hakekat manusia itu ada karena ada kekuatan kunfayakun sehingga manusia menjadi ada. (pahami masalah ini)

Bersambung…

Air Mata Pintu Pembuka Rahasia Ilmu 

Di akhir zaman seperti ini, orang menangis karena banyak dosanya ini sangat sulit dan sangat langkah, karena hati kita sudah jauh dari Allah SWT dan yang nampak adalah kebagusan, kebenaran dari dalam diri kita dan yang lain nampak salah, akan tetapi sebaliknya apabila hati kita diberi hidayah maka yang pertama Nampak adalah kekurangan dan kejelekan dari kita sendiri, ini adalah proses pertama bahwa orang itu diangkat menjadi kekasihnya Allah. Maka dari itu apabila kita tidak tahu dengan kelemahan kita sendiri ini adalah awal kehancuran bagi kita dilaknat oleh Allah SWT, makanya tidak ada hikayah ataupun dalil tertawa pada saat rosululloh menyampaikan wahyunya di hadapan ummat dan yang ada pada saat itu semua diam merunduk dengan linangan air mata yang keluar dari pelupuk mata para sahabat nabi, sampai adapula yang pingsan bahkan ada sahabat seketika itu meninggal dunia. Akan tetapi Rosululloh tidak melarang tangisan para sahabat, tapi aneh diakhir zaman banyak ulama menentang dengan alasan yang mengada ada dan tidak masuk akal. Jadi masalah tangis adalah suatu karunia yang agung sebab setetes air mata yang tumpah di muka bumi ini dan yang benar- benar Lillahitaala ini suatu perbendaharaan yang sangat mahal dan tak ternilai harganya bahkan air mata adalah pintu pembuka rahasia ilmu, ada sebuah hikmah hikayah Rasulullah S.A.W telah bersabda, "Bahwa tidak akan masuk neraka seorang yang menangis kerana takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya."

Dalam sebuah kitab Daqa'iqul Akhbar menerangkan bahwa akan ada seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangat berat timbangan kejahatannya, sehingga hamba itu diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka.Maka salah satu daripada rambut-rambut matanya berkata, "Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda, sesiapa yang menangis kerana takut kepada Allah S.W.T, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis karena amat takut kepada-Mu."Akhirnya Allah S.W.T mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka berkat sehelai rambut yang pernah menangis karena takut kepada Allah S.W.T. Malaikat Jibril A.S mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut."
Inilah kedasyatan air mata, seseorang yang akan masuk neraka tiba-tiba terselamatkan hanya karena didunia hamba itu pernah menangis karena takut kepada Allah SWT. Mudah - mudahan Allah membimbing kita dalam jalan kebenaran

Senin, 20 Desember 2010

Bendera "AKU" Berkibar! Iblis pun tertawa!


Didalam sejarah penciptaan manusia, tercatat didalam alquran surat Al-A'raaf ayat 11-17 bahwa iblis terusir dari surga hanya karena dia tidak mau melaksanakan perintah dari Alloh untuk sujud menghormat kepada makhluk yang bernama adam.

Mengapa iblis tidak mau sujud kepada adam ?

Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Aku lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah." (Al-A'raaf ayat 12)

Inilah yang mengakibatkan iblis terlempar dari surga karena didalam hati iblis muncul penyakit "aku" yang menjadi suatu bias bahwa dirinya lebih mulia daripada adam. Maka Alloh pun murka dengan iblis akhirnya Allah berfirman:

"Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina." (Al-A'raaf ayat 13)

Lalu dari pengalaman itulah iblis menancapkan bendera-bendera "AKU" sebagai senjata ampuh untuk menyesatkan anak manusia, sehingga hati manusia menjadi jahat ! mengaku yang bukan haknya. Dan sifat aku yang hidup didalam hati inilah yang disebut "ANANIYAH". Maka apabila manusia tertancap bendera aku didalam hatinya (tidak perduli orang itu kaya, miskin, pandai, alim) pasti akan

jahat, jahatnya dia akan merasa memiliki : yang kaya merasa dia kaya, yang berkuasa merasa mempunyai kekuasaan, yang pandai merasa memiliki kepandaian, yang ustad juga merasa memiliki kemuliaan padahal kita lahir tidak membawa apa-apa hanya terbuat dari setetes air yang hina. Maka dia sama dengan pencuri atau rampok, karena milik Tuhan dia aku. Astagfirulloh !

Maka siapa yang bisa bebas dari penyakit aku ? apakah orang alim ? orang pandai ? orang yang berkuasa ? Tidak ! justru orang dengan kriteria tersebut semakin mempertebal penyakit aku didalam hati ! semakin tinggi ilmu dan kedudukan seseorang semakin besar pula bendera aku yang menancap didalam hatinya.

Lalu siapa orangnya yang steril dari bendera aku ?

Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka" (QS Shaad 82-83)

Maka roh akan jauh dari Alloh apabila hati ini tetap mengibarkan bendera aku kecuali orang Ikhlas (mukhlis) dimana mereka hatinya selalu nol tidak merasa memilki apa-apa senantiasa mengetrapkan Lillah dan Billah.

Maka siapa orangnya di akhir zaman ini yang mampu menumbangkan bendera "AKU" yang begitu dasyat ini ?

Lalu apa peran wahidiyah dengan adanya fenomena ini ? metode apa yang bisa mencabut bendera "AKU" didalam hati manusia sampai ke akar-akarnya, sehingga tidak ada lagi merasa lebih unggul dan merasa paling benar sendiri antara satu dengan yang lain ?

Rintihan Jiwa

"Jangan mencari celah KESUKSESAN untuk kaya di dunia, akan tetapi carilah celah agar kita bermanfaat untuk orang lain, maka ketika diberi kesempatan hidup yang hanya satu kali manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya agar hidup kita benar-benar berarti"